Kenali Gejala Awal Osteoporosis
Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang paling umum terjadi hampir 1 dari 3 lansia diatas 65 tahun. Penyakit yang menurunkan kepadatan tulang ini memang sulit dirasakan sebelum tulang mengalami cedera atau retak. Selain itu Osteoporosis memang dikenal dengan penyakit silent thief yakni tidak memperlihatkan gejala klinis yang nyata.

Meski demikian, Osteoporosis sebenarnya dapat terdeteksi secara kasat mata. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa tanda alami dalam tubuh kita terutama melalui mulut kita. Karena hal ini merupakan tanda dini terjadinya pengeroposan pada tulang rahang yang bukan tidak mungkin juga akan terjadi pada bagian tubuh kita yang lain.

Kondisi mulut kita bisa menjadi indikator yang penting untuk memperlihatkan keadaan tulang kita sebenarnya. Rahang merupakan bagian yang terdiri dari tulang trabekular yang kondisinya tidak sepadat tulang biasa. Ketika kalsium tulang berkurang, maka rahang yang akan terlebih dahulu merasakan akibatnya.

Gejala-gejala utama seperti gigi terlepas, kondisi gusi terpisah dengan gigi, penyakit gusi yang parah atau pemakaian gigi palsu yang tidak pas, kesulitan dalam mengunyah makanan serta berbicara merupakan gejala atau tanda-tanda akan kepadatan tulang rahang kita. Hal tersebut akan berarti juga memperlihatkan kondisi tulang rahang kita yang sebenarnya.

Gejala awal Osteoporosis tersebut selain akan melemahkan tulang juga akan meningkatkan resiko patah pada tulang dan memberikan dampak negatif besar pada kesehatan gigi seperti penanggalan gigi, pengikisan tulang rahang atau mudah terjadinya patah gigi. Hasilnya kemampuan makan, minum dan berkomunikasi secara benar pun akan terganggu. Dalam tahap lanjut, gejala ini juga akan meningkatkan resiko penyakit periodontal pada gusi.

Hal ini tentunya tidak diinginkan terjadi oleh semua orang. Oleh karena itu, tindakan preventif dari Osteoporosis seperti mengkonsumsi makanan sehat yang mengandung banyak kalsium merupakan pilihan tepat guna mencegah Osteoporosis. Selain itu, Anda pun dapat memenuhinya dengan mengkonsumsi suplemen tambahan.

Jangan lupa untuk melakukan olahraga yang dapat menguatkan tulang dan otot. Hindari juga konsumsi rokok dan asupan kafein serta alkohol. Cek kondisi kesehatan gigi dan mulut untuk mengidentifikasi lebih awal mengenai tanda-tanda Osteoporosis.